Linguistik Umum

  1. A.    Linguistik Umum (General Linguistik)

Mempunyai tujuan agar mahasiswa memiliki pengetahuan yang memadai mengenai bahasa dan ilmu bahasa.Sedangkan isi dri linguistik itu sendiri adalah sebagi berikut:

  1. Dimensi bahasa dan spesifikasi
  2. Paradigma dalam bahasa
  3. Dasar-dasar morfologi
  4. Morfologi
  5. Sintaksis
  6. Semantik
  7. Progmatik

Linguistik umum berasal dari bahasa inggris Linguistic yang artinya adalah “Ilmu Bahasa”, tetapi yang sering dipakai adalah linguistik karena 1.) Lebih Esfisien, 2.) Internasional (umum/universal), 3.) Keilmuan.

Linguistik termasuk disiplin ilmu yang sejajar dengan ilmu lain seperti: Fisika, Bahasa Inggris, Kimia, dll.

Tata bahasa tidak sama dengan ilmu bahasa

­   Tata bahasa adalah: Studi tentang aturan-aturan yang ada pada bahasa, hanya mendiskripsikan yang terdapat dalam suatu bahasa saja.

­   Ilmu bahasa adalah: Unsur yang terdapat pada sisitem suatu bahasa.

Bunyi bahasa ada 2:

  1. Speech sound: Lambang / simbol yang bersifat arbitrer.

Contoh => bunyi ayam, benda jatuh.

  1. Non Speech Sound: Hanya bunyi yang dihasilkan oleh alat wicara manusia yang mengandung makna.

Contoh => I Love You, Ich Liebe Dich.

            Ada 2 bentuk bahasa yang dinalisis oleh Humbolat ( Jerman )

  1. Innece Sprache => Blach Box
  2. Avrzere Sprache            => yang menjadi objek studi linguistik

­   Pelopor General linguistics FD. Soussure membedakan 3 pengertian yaitu:

Langue          = Bahasa tertentu => B. Inggris,B. China,B. Jawa.

Parole                        = Bahasa yang masih mentah perlu dikaji dulu.

Contoh: w  r  8  b  l   lafal,logat,ucapan yang berbeda mengapa_mengafa, S_d

Linguist dan Ahli bahasa itu tidak sama (berbeda)

      Linguis adalah: Orang yang benar-benar punya pengetahuan tentang bahasa

      Ahli bahasa adalah: Orang yang menyukai/menguasai sejumlah bahasa .

      Linguistis ialah: Mempunyai sifat-sifat yang berkenaan dengan bahasa.

Bentuk bahasa ada 2 yaitu:

  1. Bahasa lisan yang termasuk objek linguistik Primer.
  2. Bahasa Tulisan yang termasuk objek linguistik Sekunder.

      Ortobiografi adalah: Tulisan dalam linguistik,

dan sebelum muncul tulisan dulu disebut dengan philologi.Philologi mempunyai khas yaitu objek studinya adalah bahasa-bahasa klasik (B. kuno), dan mempelajari bahasa yang berbentuk naskah.

Sedangkan ciri khusus linguistik adalah: objek studinya bahasayang masih hidup ( B. yang masih dipergunakan ).

  1. B.     Linguistik mempunyai fungsi sebagi berikut:
    1. Linguistik memberikan sumbangan terhadap berbagai persoalan berkaitan dengan kegiatan berbahasa.

Contoh: Bahasa dapat dikaji dan dipelajari hingga ditemukan sistem bahasa.

  1. Linguistik bisa berperankan mendiskripsikan bahasa sebagai sebuah sistem ilmu sehingga bisa diketahui linguistik itu berkenaan dengan bunyi bahasa dan linguistik sebagai sistem temuannya.

Contoh: Bunyi vokal dan konsonan,struktur kata/kalimat dan arti.

Linguistik sebagai sebuah sistem temuannya:

  1. Bunyi vokal dan konsonan.
  2. Sruktur kalimat/kata: Reduplikasi,majemuk.
  3. Arti ( dalam hal tertentu mempunyi keajekan = arti imbuhan ( men-, ber, ber-an, mer-i;saling berulang-ulang dll ).
  1. C.    PENTINGNYA BAHASA

Menurut Syamsuri (1982) menyatakan bahwa bahasa tidak terpisahkan dari manusia dalam setiap kegiatan.

Fungsi umum bahasa adalah sebagai alat komunikasi antarmanusia.

Fungsi khusus bahasa:

  1. Fungsi personal

Untuk menyatakan diri atau mengaktualkan diri,mengaktulkan diri manusia ada 2:

  1. Perasaan: Menyatakan isi hati
  2. Pikiran: Logika

  • Fungsi interpersonal

 

Menyangkut hubungan antar penutur atau antar personal.

Tujuannya: membina hubungan sosial antar pemakai bahasa.

  1. Fungsi Direktif

Untuk mengatur orang lain

Tujuan penutur:

  1. Dampak tindakan orang lain.
  2. Menyuruh orang lain.
  3. Memberikan saran untuk melakukan tindakan.
  4. Meminta sesuatu

Menurut Fasold (1984) pemakai bahas Direktif membawa resiko penutur harus menyampaikan bentuk-bentuk bahasa yang sesuai,menganalisis situasi,dan memprediksi konteks sosial budaya yang berlaku.

  1. Fungsi Referensial

Menampilkan suatu referen (benda yang disebut/ditunjuk) dengan menggunakan lambang bahasa,

contohnya: Jika ingin membicarakan Maha Pecipta cukup dengan menggunakan lambang Allah.

  1. Fungsi Imajinatif

Untuk meciptakan sutu imajinasi.

contohnya: Prosa, puisi.

  1. D.    Ciri-ciri Khusus Linguistik:
  1. Linguistik is the science of language of it’s structure, Aquislhon, Relationship, to the other form of comunication.

“Linguistik adalah ilmu bahasa”

  1. Linguistik is the study of human speech including the units, structure, nature and modification of language.

Yang telah ditelaah linguistik bukan bahasanya makhluk lain tapi bahasa manis yang termasuk didalamnya adalah bahasa memiliki satuan-satuan , susunannya, hakikatnya, perubahan bahasa seperti fonem, morfem, kata frase, relausa.

  1. Linguistik is the scientific study of language.

Linguistik merupakan kajian terhadap bahasa yang dilakukan secara utuh.

  1. E.     FILOLOGI

“Filologi” ( inggris philologi, perancis philologie) sebabnya ialah bahwa dulu,terutama dalam abad ke-19 para ahlibahasa sering menyelidiki masa lampau dari bahasa-bahasa tertentu.(inggris,jerman,latin)dengan tujuan menafsirkan naskah-naskah kuno para sarjana bahasa pada zaman itu menyelidiki pula yang bermacam-macam diantara bahasa-bahasa serumpun.

Dewasa ini Filologi diartikan sebagai ilmu yang menyelidiki masa kuno dari sesuatu bahasa berdasarkan dokumen –dokumen tertulis.

Jadi ahli bahasa kuno, misalnya tak perlu menhjadi spesialis ligustik, sebagai ahli fosiologi cukuplah ia.

  1. F.     Evaluasi soal-soal:
  1. Apa yang dimaksud dengan linguistik?
  2. Sebutkan beberapa bunyi bahasa?
  3. Sebutkan fungsi-fungsi dari linguistik?
  4. Sebutkan bentuk-bentuk bahasa?
  5. Apa pengertian dari Ortografi & Philologi?
  6. Sebutkan beberapa fungsi khusus bahasa?Jelaskan!

BAB II

BEBERAPA BIDANG DALAM ILMU LINGUISTIK

 

  1. A.    Pembagian Linguistik atas Berbagai Bidang

Dewasa ini tidak ada persetujuan diantara ahli linguistik bagaimana pembaian bidang-bidangnya. Diantara bidang yang dibedakan kita jumpai linguistik antropologis yaitu cara penyelidikan linguistik yang dimanfaatkan oleh ahli antropologi budaya, linguistik sosiologis atau sosiolinguistik, linguistik komputasional.

  1. Antropologi berarti      :     “Study ilmu bahasa yang dihubungkan dengan perkembangan umat manusia.
  2. Sosiolinguistik berarti      :  Study ilmu bahasa yang dihubugkan dengna kehidupan kemasyarakatan.
  1. B.     Linguistik Sinkronis dan Linguistik Diakronis

Kedua bahasa itu berasal dari Sausure

  1. Linguistik Diakronis berasal dari bahasa Yunani dia berarti “Melalui” dan khronos yang berarti waktu (masa) penyelidikan tentang perkembangan suatu bahasa.

Misalnya : Bahasa Indonesia sekarang berlainan dari bahasa klasik dan berlainan juga dari bahasa melayu kuno yag tertulis pada prasasti-prasasti kedudukan bukit kalang tuwodan kota kapur.

  1. Linguistik Sinkronis berasal dari Yunani Syin yang berarti “dengan” berarti juga bersama dan khronos yang berarti “waktu” berlainan bidangnya dengan linguistik diakronis atau menganalisis suatu bahasa tanap memperhatikan perkembangannya.

Misalnya : B. Indonesia atau B. Ingrris masing-masing dapat dianalisis tanpa memperhatikan perkembangan bahasa melayu klasik atau bahasa aklosakon atau menggeluti bahasa yang kita pakai sekarang.

  1. C.    Analisis Leksikal Gramatikal

Menurut sistematiknya, dalam setiap bahasa dapat dibedakan antra tata bahasa atau gramatical bahsa itu dan perbendaharaan kata atau leksikan dalam bahasa yang sama. Oleh sebab itu analisa tata bahasa atau analisa gramatikal dibedakan dari analisa leksikan atau leksikologi, atau disebut juga analisa leksikal.

Maka dri itu semantik (analisa makna) lazim dibedakan pula antara semantik gramatikal dan semantik leksikal.

  1. D.    Semantik

Semantik adalah cabang sistem bahasa yang menyelidiki makna atau arti (dalam linguistik dua istilah itu lazimnya tidak dibedakan). Perbedaan leksikon dan gramatical menyebabkan bahwa semantik itu kita bedakan pula antara semantik gramatikal.

a)    Semantik leksikal

Sebuah kamus merupakan contoh yang tepat dari semantik leksikal setiap leksem, atau unsuk leksikal memiliki arti, atau makna tertentu, diuraikan untuk setiap kata (dalam bahasa tertentu) hal itu merupakan tugas ahli leksikologi dan leksikogiafi.

b)    Semantik maksud

Apakah segala maksud yang 6 berbeda dengan makna ujaran-ujaran yang kita ungkapkan mutlak termasuk semantik maksud? Pasti tidak selalu lihat itu mudah dimengerti. Contoh, saya berbicara dengan seorang teman. Saya senang menggoda dia. Mis saya katakan semantik maksud harus menyangkut bahasa, dalam hal metafora jelas menyangkut behasa, kadang-kadang sulit dibedakan maksud linggual dan maksud ekstralinggual, khususnya dalam lial nasa swara.

  1. E.     Fonetik, Fonologi, Morfologi, Sintaksis

Dari ke 4 taraf tersebut morfologi dan sintaksis disebut tata bahas/gramatika/yang tertinggi dalam “hierarki” sedangkan yang lebih rendah yakni fonetik dan morfologi keadaannya tidak termasuk tata bahasa. Banyak ahli linguistik dewasa ini mengungkapkan fonetis termasuk dalam fonologi.

Fonetik/ilmu bunyi menyelidiki bunyi terdapat dalam parole umpamanya fonetiklah yang merumuskan bahwa bunyi [d] dalam kata Indonesia tidak mempunyai aspirasi yang agak keras pada yang berbahasa jawa, dan tidak begitu keras atau sama sekali tidak pada ucapan orang didaerah lain nunyi l [t]. Dalam bahasa Inggris diberi aspirasi bila terdaapt pada amal dan diikuti sebuah vokal contoh yang pertama “TOP”. Contoh kedua “STOP”.

Contoh perbedaan fungsional dasar bunyi-bunyi /r/ dan /i/ dalam bahasa Indonesia kedua bunyi diset (fonem) kita dapat mudah membuktikan dengan pasangan kata rupa dan lupa. Dalam bahasa Jepang perbedaan antara [r] dan [i] tidak fungsional karena tidak ada pasangan kata yang mengundang kedua bunyi itu yang dapat dipertentangkan jadi orang Jepang “mengacakkan” kedua bunyi tadi, tetapi sebetulnya tidak mengacakkan karena dari segi fungsional sama, dalam bahasa Indonesia perbedaan antara /r/ dan /i/ adalah perbedaan antar fonem, sedangkan bahasa Jepang perbedaan antara [r] dan [i] adalah perbedaan fonetis saja.

Morfologi atau kata bentuk analisa bagian-bagian kata. Misalnya dalam bahasa Indonesia kata terduduk terdiri atas “morfem”, ter- dan “morfem” duduk. Inggris confortable terdiri atas confort dan –able. Uncorvortable terdiri atas un dan confort dan –able. Morfem itu disebut satuan gramatikan yang terkecil dalam sistematis bahasa. Misalnya (terduduk terdiri atas delapan fonem) tetapi fonem tidak merupakan satuan gramatikal fonologi tidak termasuk tatabahasa. Morfologi termasuk tata bahasa.

Seperti morfologi menganalisa satuan gramatikal di dalam kata, demikian pula sintaksis (tata kalimat) menganalisa satuan gramatikal. Sebesar 1 atau daripada satu kata misalnya dalam kalimat Ahmad mengunjungi Amin. Ada macam-macam sentuhan “sintaksis” adalah kata sifat yang berasal dari kata benda “sintaksis” dan juga macam-macam hubungan diantara satuan macam-macam itu.

Seperti sudah dinyatakan di atas keempat bidang yang disebutkan dalam judul pasal ini merupakan suatu “hierarki” atau sesuatu keseluruhan yang bertaraf. Diagram di bawah ini dapat menjelaskan berikut:

Fungsional

Tidak fungsional                  Fonetik               analisa bunyi di luar tata bahasa

  1. F.     Linguistik Teoritis dan Linguistik Terapan

Linguistik sebagai ilmu pengetahuan membutuhkan suatu teori yang konsekuen. Linguistik teoritis adalah bila seorang ahli linguistik

Memusatkan perhatiannya khusus pada pendirian suatu teori. Contohnya seorang ahli linguistik memberi uraian teoritis tentang kekerabatan bahasa austronesia dianggap telah mempunyai bahasa cukup tentang sistem bunyi sistem itu dan sebagainya. Dari bahasa-bahasa itu akan tetapi linguistik itu dapat dimanfaatkan untuk masalah praktis di luar linguis itu sendiri misalnya bagaimana mengatasi kesulitan dalam pengajaran suatu bahasa asing tersebut untuk sebagian tidak menyangkut bahasa. Misalnya umur siswa. Psikologi perkembangan pedagogik dan sebagainya. Linguis dapat dipakai untuk memudahkan soal-soal tadi lalu itu berarti menjadi linguis terapan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s