Penelitian Bahasa

Sebelum menjelaskan mengenai metode penelitian dan hal-hal yang berkaitan dengannya, terlebih dahulu diajukan beberapa pertanyaan seperti metode apa yang digunakan dalam penelitian, apa sumber datanya, bagaimana penyediaan datanya, penganalisisan datanya, dan bagaimana pula penyajiannya.

Pertanyaan-pertanyaan di atas penting dikemukakan karena semua pertanyaan itu berkaitan erat dengan metode penelitian. Agar bisa menjawab berbagai pertanyaan tersebut, penulis mengambil beberapa teori dari para pakar bahasa Lado (1957), Poedjosoedarmo (tanpa tahun), dan Sudaryanto (2001). Selain itu, penjelasan mengenai metode penelitian khususnya jawaban dari pertanyaan di atas didapat juga dari pengalaman penulis selaku pembimbing penulisan ilmiah.

Sebelum menjawab pertanyaan pertama, terlebih dahulu dikemukakan apa yang dimaksud dengan metode penelitian itu. Metode tidak lain adalah cara, cara untuk mencapai sesuatu. Dalam hal penelitian, metode adalah cara bagaimana penelitian itu dilakukan. Penggunaan metode baik kualitatif ataupun kuantitatif tergantung dari sifat penelitian itu sendiri. Penelitian yang sifatnya survey/angket/kuesioner biasanya menggunakan metode kuantitatif karena wujud dari penelitian berupa angka-angka. Dengan kata lain, analisis datanya menggunakan perhitungan statistik. Sebaliknya, metode kualitatif bukan didasarkan pada perhitungan statistik tetapi oleh deskripsi tentang suatu hal yang wujudnya berupa uraian kata-kata ataupun kalimat .

Yang kedua mengenai sumber data. Pengambilan data berbeda-beda tergantung objek penelitiannya.

Berikut ini adalah sumber-sumber data dari berbagai macam penelitian.

1). Keinginan untuk mengetahui metode pengajaran bahasa Inggris yang digunakan di kelas-kelas tertentu di tingkat TK, SD, SMP maupun tingkatan yang lebih tinggi akademi ataupun universitas datanya berupa observasi (disertai dengan wawancara). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang lebih, misal mengetahui kelebihan dan kekurangan atau kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan metode penelitian tersebut, peneliti biasanya terlibat langsung dalam pengajaran.

2). Untuk mengetahui pemerolehan bahasa pada bidang vocabulary, fonologi, kalimat, dan sebagainya, peneliti mengambil data dari jawaban responden dengan penyertaan penentuan waktu, tempat, dan sampelnya.

3). Pada bidang kontrastif penerjemahan, sumber datanya dalam bahasa sumber didapat dari novel dan terjemahan atau padanan dari novel dalam bahasa kedua atau sasaran. Data dalam bahasa sumber adalah satuan-satuan kebahasaan yang akan diteliti dan satuan-satuan kebahasaan di bahasa sasaran yang merupakan terjemahan dari bahasa sumber. Judul novel, tahun terbit, dan pengarang baik bahasa sumber dan bahasa sasaran harus dikemukakan.

4). Untuk mengetahui karakter pemeran utama dan pendukung dalam novel, datanya diambil dari ungkapan-ungkapan dalam novel yang menunjukkan bahwa pemeran utama dan pendukung tersebut memiliki karakter-karakter tertentu. Judul novel, tahun terbit, dan pengarang harus dikemukakan.

5). Dalam bidang pengembangan penerjemahan, datanya berupa satuan-satuan kebahasaan yang telah menyebabkan kendala atau problem pada saat penerjemahan. Halaman yang diterjemahkan, Judul atau nama dari halaman yang diterjemahkan, tanggal/bulan/tahun terbit, nama pengarang harus dikemukakan.

Setelah metode penelitian dan sumber datanya ditentukan, langkah selanjutnya adalah melakukan pengumpulan data. Data yang dikumpulkan adalah data yang berisi objek penelitian. Jadi, data yang berisi objek penelitian diambil yang nantinya digunakan untuk analisis. Sedangkan, data yang tidak berkaitan dengan objek penelitian tidak diikutsertakan. Sehingga dalam hal ini, tindakan tidak hanya mengumpulkan data tetapi juga memilah-milah data. Selanjutnya adalah pengklasifikasian data. Dengan kata lain, data diklasifikasi sebelum tindakan analisis dilakukan.

Berikut ini adalah cara-cara pengumpulan data.

Penelitian pemerolehan bahasa, pengumpulan data dengan cara menyebarkan kuesioner, mengumpulkan jawaban, dan mengklasifikasi data.

Penelitian observasi, peneliti melakukan observasi ke tempat penelitian, melakukan wawancara, menyimak disertai dengan pencatatan, dan melakukan klasifikasi. Jika peneliti melakukan praktek pengajaran, sebelumnya peneliti menyiapkan bahan-bahan pengajaran beserta metode-metode pengajarannya. Pada waktu pengajaran peneliti menyisihkan waktu untuk mencatat kendala yang dihadapi pada waktu penerapan metode pengajaran, dan juga kelebihan dari penggunaan metode pengajaran tersebut. Setelah data terkumpul kemudian dilakukan pengklasifikasian data.

Pada penelitian kontrastif untuk interferensi (kesalahan yang diakibatkan oleh bahasa Ibu), pengumpulan data dengan cara mengumpulkan teori-teori bahasa sumber dan bahasa sasaran berkaitan dengan objek penelitian, dan meletakkan teori bahasa sumber pada bab pertama dan teori bahasa sasaran pada bab selanjutnya atau meletakkan teori bahasa sumber dan bahasa sasaran dalam satu bab tetapi sebelumnya dilakukan pengklasifikasian.

Pada bidang kontrastif penerjemahan, pengumpulan data dengan cara pencatatan baik pada bahasa sumber dan bahasa sasaran. Selanjutnya dilakukan pengklasifikasian data.

Pada analisis karakter, data dikumpulkan dengan cara pencatatan langsung, kemudian dilakukan pengklasifikasian.

Selanjutnya pada tahap penganalisisan data dan penyajiaanya pada masing-masing penelitian.

Penelitian untuk pengajaran bahasa (observasi, wawancara, dan praktek pengajaran), data dianalisis secara deskriptif atau kualitatif dan selanjutnya data disajikan dalam bentuk uraian kata-kata yang mencakup tentang jawaban dari tujuan penelitian misal menguraikan tentang metode yang dipakai dalam pengajaran bahasa Inggris di kelas-kelas dan tingkat tertentu, dan menguraikan kelebihan dan kekurangan penggunaan metode tersebut.

Pada kontrastif untuk interferensi, data dianalisis secara deskriptif dengan cara mempertentangkan bahasa sumber dengan bahasa sasaran. Selanjutnya data disajikan dalam bentuk kata-kata yang menguraikan perbedaan dan persamaan kedua bahasa, dan menguraikan kesalahan interferensi yang mungkin timbul dalam pembelajaran bahasa kedua.

Pada pemerolehan bahasa dengan cara kuesioner, memeriksa jawaban, mengatur dan memasukkan dalam table, menganalisis data dengan cara statistik atau mempergunakan angka-angka. Selanjutnya presentasi data dengan menggunakan table dan kata-kata.

Penjelasan mengenai langkah-langkah dan pelaksanaan penelitian dalam bentuk kuesioner yang komprehensif sebagai berikut.

1Merumuskan permasalahan dan hipotesis, 2. Menyiapkan instrument penelitian (ballpoint, kertas, dsb), 3. Membuat pertanyaan-pertanyaan dari rumusan masalah, 4. Mengujicobakan, 5. Memperbaiki kesalahan, kelemahan ataupun kekurangan pada waktu uji coba, 6. Menentukan tempat, waktu, sampel dan jumlah responden, 7. Menyebarkan kuesioner (disertai dengan wawancara), 8. Mengumpulkan data, 9. Tabulasi dan analisis data, dan 10. Intrepetasi data dengan angka-angka.

Bentuk pertanyaan adalah pertanyaan meliputi semua permasalahan, tidak terlalu banyak, jelas dan tidak ambigu, dan jawaban pertanyaan jumlahnya terbatas, dan jawaban dilakukan dengan cara melingkari atau menandai tanda tertentu.

Populasi. Pembagian kategori bagian dari populasi yang mencakup kategori terpandai, terjelek, dan yang ditengah-tengah antara keduanya. Masing-masing kategori dipilih beberapa orang saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KIKI MALIKA PRIMADANI

Let's Around The World

LINGUA BLOG

Just Another Lingua Blog Wordpress.com

MADRASAH DINIYAH PLUS AL-MANSHUR

Madrasah Diniyah Plus Al-Manshur Pinggirsari Ponorogo

Protech Parabola ™

Biss Key | Forum Parabola | Sepak Bola | FTA | Liga Inggris | Liga Champions | Liga Spanyol | Liga Italia | IPM | Feed

sastrawan808

Penulis muda muslim, aktivis sosial, penggebrak perubahan menuju kesuksesan dunia dan akhirat

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

Mr.Sahrul Santri

SaSatorial_SahrulSantriTutorial

Just in Write

Just be yourself

NoerDblog

Secangkir narasi alam

Lambangsarib's Blog

Catatan Orang Biasa

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

nimadesriandani

Balanced life, a journey for happiness site

Catatan Hidup

Jadikan semua kejadian sebagai pembelajaran hidup

Rindrianie's Blog

Just being me

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

AULIA FASYA

Daily Stories, Poem, Feeling, and You!

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

%d blogger menyukai ini: