RPP Fisika IPA Kelas IX (Sembilan)

Standar Kompetensi

    4.    Memahami konsep kemagnetan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar

4.1.  Menyelidiki gejala kemagnetan dan cara membuat magnet.

Indikator

  1. Menunjukkan sifat kutub magnet.
  2. Menjelaskan cara membuat magnet dan sebab-sebab hilangnya sifat kemagnetan suatu bahan.
  3. Memaparkan teori kemagnetan bumi.
  4. Menunjukkan medan magnet di sekitar penghantar berarus listrik.

A. Tujuan Pembelajaran

        Peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan pengertian magnet.
  2. Menyebutkan macam-macam magnet.
  3. Membedakan bahan feromagnetik, paramagnetik, dan diamagnetik.
  4. Menyebutkan contoh bahan feromagnetik, paramagnetik, dan diamagnetik.
  5. Mengamati arah gerak magnet batang.
  6. Membedakan magnet alam dan magnet buatan.
  7. Menjelaskan cara membuat magnet buatan.
  8. Menjelaskan sebab-sebab hilangnya sifat kemagnetan suatu bahan.
  9. Menjelaskan pengertian medan magnet.
  10. Menjelaskan pengertian garis gaya magnet.
  11. Mengamati gaya antar-kutub magnet dan medan magnet.
  12. Menjelaskan medan magnet bumi.
  13. Membedakan sudut deklinasi dan sudut inklinasi.
  14. Menjelaskan pengertian kuat medan magnet.
  15. Menyebutkan faktor yang mempengaruhi besarnya medan magnet.
  16. Mencari hubungan antara arah arus, medan magnet, dan kuat arus listrik.
  17. Menjelaskan cara menentukan arah medan magnet.
  18. Mengamati arah medan magnet di sekitar kawat lurus berarus listrik.
  19. Mengamati medan magnet kumparan berarus.

B. Materi Pembelajaran

         Kemagnetan

C. Metode Pembelajaran

1.  Model   :   –   Direct Instruction (DI)

                                –   Cooperative Learning

                2.  Metode :   –   Diskusi kelompok

                           –   Ceramah

                            –   Eksperimen

                            –   Observasi

D. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA

       a. Kegiatan Pendahuluan

  • Motivasi dan Apersepsi:

– Apakah aluminium tergolong bahan feromagnetik atau paramagnetik?

– Apakah kita dapat membuat magnet?

  • Prasyarat pengetahuan:

– Apakah yang dimaksud dengan bahan paramagnetik?

– Bagaimana cara membuat magnet?

  • Pra eksperimen:

– Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.

b. Kegiatan Inti

  • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian magnet.
  • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan macam-macam magnet.
  • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan bahan feromagnetik, paramagnetik, dan diamagnetik.
  • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan contoh bahan feromagnetik, paramagnetik, dan diamagnetik.
  • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
  • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
  • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebuah magnet batang, sebuah statif, dan seutas benang.
  • Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati arah gerak magnet batang (Kegiatan 4.3 h.101).
  • Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
  • Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan perbedaan magnet alam dan magnet buatan.
  • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan cara membuat magnet dan hal-hal yang dapat menghilangkan sifat kemagnetan suatu bahan.
  • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
  • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian medan magnet dan garis gaya magnet.

  • Guru memberikan instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen mengamati gaya antar-kutub magnet batang dan medan magnet

(Kegiatan 4.7 h.105 dan Kegiatan 4.8 h 106).

  • Peserta didik secara berkelompok melakukan eksperimen dengan menggunakan dua buah magnet batang, sebuah statif, seutas benang, selembar kertas HVS, dan sejumput serbuk besi.
  • Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

c. Kegiatan Penutup

  • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
  • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KEDUA

       a. Kegiatan Pendahuluan

  • Motivasi dan Apersepsi:

– Bagaiamana cara menentukan sudut inklinasi?

– Bagaimana hubungan antara kuat medan magnet dan kuat arus listrik?

  • Prasyarat pengetahuan:

– Apakah yang dimaksud dengan inklinasi?

– Faktor apakah yang mempengaruhi besarnya medan magnet?

  • Pra eksperimen:

– Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.

b. Kegiatan Inti

  • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan medan magnet bumi.
  • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan sudut deklinasi dan sudut inklinasi.
  • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menjelaskan cara menentukan sudut deklinasi dan sudut inklinasi.
  • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
  • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian kuat medan magnet.
  • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan faktor yang mempengaruhi besarnya medan magnet.
  • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebuah kompas, kawat lurus sepanjang 20 cm, hambatan geser, sebuah ammeter, sebuah baterai 9 V, kabel penghantar secukupnya, sebuah saklar, dan dua buah penumpu.
  • Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mencari hubungan antara arah arus, medan magnet, dan kuat arus listrik

(Kegiatan 4.11 h.111).

  • Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
  • Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan cara menentukan arah medan magnet.
  • Guru memberikan instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen mengamati arah medan magnet di sekitar kawat lurus berarus listrik dan mengamati medan magnet kumparan berarus (Kegiatan 4.12 h.112 dan Kegiatan 4.13 h.114-115).
  • Peserta didik secara berkelompok melakukan eksperimen dengan menggunakan kawat lurus panjang 20 cm, sebuah kompas kecil, selembar karton seukuran kuarto, sebuah baterai 9 V, sebuah saklar, kabel penghantar secukupnya, sebuah magnet batang, kawat tembaga sepanjang 20 cm, dan serbuk besi secukupnya.
  • Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

c. Kegiatan Penutup

  • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
  • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar

  a. Buku IPA Fisika Jl.3 (Esis) halaman 99-115

  b. Buku referensi yang relevan

 c. Lingkungan

 d. Alat dan bahan praktikum

F. Penilaian Hasil Belajar

        a. Teknik Penilaian:

– Tes tertulis

– Tes unjuk kerja

       b. Bentuk Instrumen:

– Tes PG

– Tes uraian

– Tes isian

– Uji petik kerja produk

c. Contoh Instrumen:

    –  Contoh tes PG

Andaikan kutub utara dan kutub selatan bumi tepat berada di khatulistiwa, maka ….

 a. sudut inklinasi selalu 00                       c. sudut deklinasi selalu 00

 b. sudut inklinasi selalu 900                    d. sudut dekklinasi selalu 1800              

–  Contoh tes isian

Sudut yang dibentuk oleh penyimpangan arah utara-selatan kutub magnet jarum kompas terhadap arah utara-selatan geografis bumi disebut ….

               –  Contoh tes uraian

Mengapa bahan plastik tidak dapat dijadikan magnet dengan cara apapun?

 

 

Standar Kompetensi

     4.   Memahami konsep kemagnetan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar

4.2.  Mendeskripsikan pemanfaatan kemagnetan dalam produk teknologi.

Indikator

  1. Menjelaskan cara kerja elektromagnetik dan penerapannya dalam beberapa produk teknologi.
  2. Menemukan penggunaan gaya Lorentz pada beberapa alat listrik sehari-hari.
  3. Menyadari pentingnya pemanfaatan kemagnetan dalam produk teknologi.

A. Tujuan Pembelajaran

        Peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan pengertian elektromagnet.
  2. Menyebutkan faktor yang mempengaruhi kekuatan medan magnet yang dihasilkan elektromagnet.
  3. Menjelaskan aplikasi elektromagnet dalam beberapa produk teknologi.
  4. Menjelaskan pengertian gaya Lorentz.
  5. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya gaya Lorentz.
  6. Menentukan besar dan arah gaya Lorentz.
  7. Menjelaskan aplikasi gaya Lorentz dalam kehidupan sehari-hari.

 

B. Materi Pembelajaran

         Kemagnetan

C. Metode Pembelajaran

1.  Model    :   –   Direct Instruction (DI)

                                –   Cooperative Learning

               2.  Metode  :   –   Diskusi kelompok

                           –   Ceramah

                            –   Observasi

D. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA

   a. Kegiatan Pendahuluan

  • Motivasi dan Apersepsi:

– Mengapa medan magnet dapat timbul pada magnet yang dialiri arus listrik?

  • Prasyarat pengetahuan:

– Apakah yang dimaksud dengan elektromagnet?

b. Kegiatan Inti

  • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok,

masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa laki-laki dan perempuan yang    berbeda kemampuannya.

  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian elektromagnet.
  • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan faktor mempengaruhi kekuatan medan magnet yang dihasilkan elektromagnet.
  • Guru membagi tugas kelompok:

– 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan prinsip kerja bel listrik.

– 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan prinsip kerja relai.

– 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan prinsip kerja pesawat telepon.

– 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan prinsip kerja motor listrik.

– 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan prinsip kerja multimeter.

  • Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan.
    • Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis.
    • Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.
    • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup

  • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
  • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KEDUA

   a. Kegiatan Pendahuluan

  • Motivasi dan Apersepsi:

– Faktor apakah yang mempengaruhi besarnya gaya Lorentz?

  • Prasyarat pengetahuan:

– Apakah yang dimaksud dengan gaya Lorentz?

   b. Kegiatan Inti

  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gaya Lorentz.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya gaya Lorentz.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai cara menentukan arah gaya Lorentz.
  • Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan gaya Lorentz pada kawat yang berarus yang disampaikan oleh guru.
  • Guru memberikan beberapa soal menentukan gaya Lorentz pada kawat yang berarus untuk dikerjakan oleh peserta didik.
  • Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan aplikasi gaya Lorentz.
  • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan aplikasi gaya Lorentz dalam kehidupan sehari-hari.
  • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
  • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup

  • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
  • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar

  a. Buku IPA Fisika Jl.3 (Esis) halaman 115-130

  b. Buku referensi yang relevan

 c. Lingkungan

F. Penilaian Hasil Belajar

        a. Teknik Penilaian:

– Tes tertulis

– Penugasan

        b. Bentuk Instrumen:

– Tes PG

– Tes uraian

– Tugas rumah

c. Contoh Instrumen:

    –  Contoh tes PG

                        Di bawah ini adalah alat yang memanfaatkan prinsip elektromagnet, kecuali ….

                                    a. bel listrik                                         b. rice cooker

                         b. pesawat telepon                             d. relai

–  Contoh tes uraian

Sebutkan tiga macam alat dapur yang menggunakan prinsip kerja motor listrik. Jelaskan cara kerja masing-masing alat itu.

–  Contoh tugas rumah

Datalah alat-alat listrik yang ada dirumahmu dan kelompokkan yang prinsip kerjanya menggunakan gaya Lorenzt.

 

 

Standar Kompetensi

              4.   Memahami konsep kemagnetan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

Kompetensi Dasar

             4.3  Menerapkan konsep induksi elektromagnetik untuk menjelaskan prinsip kerja                                beberapa alat yang memanfaatkan prinsip induksi elektromagnetik.

 

Indikator

  1. Menjelaskan hubungan antara pergerakan garis medan magnetik dengan terjadinya gaya gerak listrik induksi melalui percobaan.
  2. Menjelaskan prinsip kerja generator dan dinamo secara sederhana.
  3. Menjelaskan secara kualitatif prinsip sederhana cara kerja transformator.
  4. Mendeskripsikan kegunaan trafo dalam kehidupan sehari-hari.

 

A. Tujuan Pembelajaran

        Peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan pengertian induksi elektromagnet.
  2. Menjelaskan pengertian arus listrik induksi.
  3. Mengamati timbulnya arus listrik oleh magnet.
  4. Membedakan arus listrik searah (DC) dan arus listrik bolak-balik (AC).
  5. Menjelaskan pengertian arus riak.
  6. Menjelaskan manfaat arus riak dalam kehidupan sehari-hari.
  7. Menjelaskan pengertian Gaya Gerak Listrik (GGL) induksi.
  8. Membedakan kumparan primer dan kumparan sekunder.
  9. Membedakan arus primer dan arus sekunder.
  10. Memahami GGL induksi dua kumparan.
  11. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya GGL induksi.
  12. Menyebutkan penerapan GGL induksi dalam kehidupan sehari-hari.
  13. Membedakan prinsip kerja generator listrik DC dan generator listrik AC.
  14. Menjelaskan fungsi transformator.
  15. Memahami prinsip kerja trafo.
  16. Menyebutkan syarat trafo ideal.
  17. Membedakan trafo step-up dan trafo step-down.
  18. Menjelaskan pengertian efisiensi trafo.
  19. Menjelaskan kegunaan trafo dalam kehidupan sehari-hari.

 

B. Materi Pembelajaran

         Induksi Elektromagnetik

C. Metode Pembelajaran

1.  Model    :   –   Direct Instruction (DI)

                                –   Cooperative Learning

               2.  Metode  :   –   Diskusi kelompok

                           –   Ceramah

                            –   Observasi

                            –   Eksperimen

D. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA

   a. Kegiatan Pendahuluan

  • Motivasi dan Apersepsi:

– Apakah listrik dapat menghasilkan magnet?

– Apakah perbedaan generator DC dan generator AC?

  • Prasyarat pengetahuan:

– Apakah yang dimaksud dengan induksi elektromagnet?

– Apakah yang dimaksud dengan generator?

  • Pra eksperimen:

– Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.

b. Kegiatan Inti

  • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian induksi elektromagnet.
  • Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan pengertian arus listrik induksi.
  • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil dua buah magnet batang yang berbeda ukurannya, sebuah galvanometer, dan dua buah kumparan kawat.
  • Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati timbulnya arus listrik oleh magnet (Kegiatan 5.1 h.132).
  • Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
  • Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan arus listrik searah (DC) dan arus listrik bolak-balik (AC).
  • Peserta didik memperhatikan pengertian dan manfaat arus riak dalam kehidupan sehari-hari yang disampaikan oleh guru.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian Gaya Gerak Listrik (GGL) induksi.
  • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan kumparan primer dan kumparan sekunder.
  • Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai perbedaan arus primer dan arus sekunder.
  • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
  • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
  • Guru memberikan instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen memahami GGL induksi dua kumparan (Kegiatan 5.3 h.136-137).
  • Peserta didik secara berkelompok melakukan eksperimen dengan menggunakan dua buah kumparan, sebuah galvanometer, sebuah inti besi, sebuah baterai 9 V, sebuah saklar, dan kabel penghubung secukupnya.
  • Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya GGL induksi.
  • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan penerapan GGL induksi dalam kehidupan sehari-hari.
  • Peserta didik memperhatikan perbedaan prinsip kerja generator listrik DC dan generator listrik AC yang disampaikan oleh guru.

c. Kegiatan Penutup

  • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
  • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KEDUA

    a. Kegiatan Pendahuluan

  • Motivasi dan Apersepsi:

– Alat apakah yang paling berperan untuk mengubah tegangan listrik?

– Bagaimana cara menghitung efesiensi trafo?

  • Prasyarat pengetahuan:

– Apakah yang dimaksud dengan transformator?

– Apakah yang dimaksud dengan efesiensi trafo?

  • Pra eksperimen:

– Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.

b. Kegiatan Inti

  • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian transformator.
  • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil dua buah trafo kecil (500 mA) yang masing-masing berupa trafo step-up dan trafo step-down, sebuah pembangkit sinyal, sebuah sumber arus listrik DC (misalnya baterai, aki, atau catu daya), dan sebuah osiloskop.
  • Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen memahami prinsip kerja trafo (Kegiatan 5.5 h 141).
  • Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
  • Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai prinsip kerja trafo.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan syarat trafo ideal.
  • Peserta didik memperhatikan perbedaan trafo step-up dan trafo step-down yang disampaikan oleh guru.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian efisiensi trafo.
  • Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan efisiensi trafo yang disampaikan oleh guru.
  • Guru memberikan beberapa soal menentukan efisiensi trafo untuk dikerjakan oleh peserta didik.
  • Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
  • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan aplikasi trafo dalam kehidupan sehari-hari.
  • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
  • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup

  • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
  • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar

  a. Buku IPA Fisika Jl.3 (Esis) halaman 131-158

  b. Buku referensi yang relevan

 c. Lingkungan

 d. Alat dan bahan praktikum

F. Penilaian Hasil Belajar

        a. Teknik Penilaian:

– Tes tertulis

– Tes unjuk kerja

– Penugasan

        b. Bentuk Instrumen:

– Tes PG

– Tes uraian

– Uji petik kerja produk

– Tugas rumah

c. Contoh Instrumen:

    –  Contoh tes PG

                        Faktor berikut dapat memperbesar ggl induksi yang dihasilkan generator atau                     dinamo, kecuali ….

a. mempercepat putaran

b. menggunakan kumparan dengan lilitan kawat yang lebih banyak

c. menggunakan magnet yang lebih kuat

d. menggunakan kawat lilitan yang berukuran penampang lebih besar

–  Contoh tes uraian

a. Mengapa trafo berdaya rendah menggunakan lilitan kawat berpenampang kecil sedangkan trafo berdaya tinggi menggunakan lilitan kawat berpenampang besar?

b. Mengapa trafo yang berarus listrik rendah memiliki jumlah kawat yang lebih banyak daripada trafo yang berarus listrik tinggi?

–   Contoh tugas rumah

Buatlah artikel tentang pemanfaatan transformator pada peralatan elektronika.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

 

Sekolah                         : Mts As – Syafi’iyah

Kelas                             : IX (Sembilan)

Mata Pelajaran            : IPA FISIKA

 

 

Standar Kompetensi

             5.    Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya.

Kompetensi Dasar

             5.1    Mendeskripsikan karakteristik sistem tata surya.

Indikator

  1. Mendeskripsikan anggota tata surya.
  2. Menjelaskan gravitasi sebagai gaya tarik antara matahari dan planet.
  3. Mendeskripsikan orbit planet mengitari matahari berdasarkan model tata surya.
  4. Mendeskripsikan perbandingan antar planet ditinjau dari massa, jari-jari, jarak rata-rata ke matahari, dan sebagainya dengan menggunakan tabel.

A. Tujuan Pembelajaran

        Peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan pengertian tata surya.
  2. Menyebutkan anggota tata surya.
  3. Menjelaskan pengertian planet.
  4. Menyebutkan planet dalam tata surya.
  5. Membedakan perihelium dan aphelium.
  6. Membedakan rotasi planet dan revolusi planet.
  7. Menjelaskan pengelompokan planet.
  8. Menjelaskan perbandingan antar planet ditinjau dari garis tengah, massa, kala rotasi, kala revolusi, dan jarak ke matahari.
  9. Menjelaskan pengertian satelit.
  10. Menyebutkan satelit-satelit besar dalam tata surya.
  11. Menjelaskan pengertian asteroid.
  12. Menyebutkan contoh asteroid dalam tata surya.
  13. Menjelaskan pengertian komet.
  14. Menjelaskan karakteristik komet.
  15. Membedakan meteor dan meteorit.

B. Materi Pembelajaran

         Anggota Tata Surya

 

C. Metode Pembelajaran

1.  Model    :   –   Direct Instruction (DI)

                                –   Cooperative Learning

   2.  Metode  :   –   Diskusi kelompok

                          –   Ceramah

                           –   Observasi

D. Langkah-langkah Kegiatan

 

PERTEMUAN PERTAMA

 

   a. Kegiatan Pendahuluan

  • Motivasi dan Apersepsi:

– Benda manakah yang menjadi pusat tata surya? Bumi atau matahari?

– Apakah pluto termasuk sebuah planet?

  • Prasyarat pengetahuan:

– Apakah yang dimaksud dengan tata surya?

– Apakah yang dimaksud dengan planet?

b. Kegiatan Inti

  • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian tata surya.
  • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan anggota tata surya.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian planet.
  • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan planet dalam tata surya.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan garis edar planet (orbit).
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan perihelium dan aphelium.
  • Peserta didik memperhatikan perbedaan rotasi planet dan revolusi planet yang disampaikan oleh guru.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengelompokan planet.
  • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbandingan antar planet ditinjau dari garis tengah, massa, kala rotasi, kala revolusi, dan jarak ke matahari.
  • Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.
  • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup

  • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
  • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

 

PERTEMUAN KEDUA

 

        a. Kegiatan Pendahuluan

  • Motivasi dan Apersepsi:

– Dapatkah kita mengamati meteor secara langsung?

– Mengapa ekor komet selalu menjauhi matahari?

  • Prasyarat pengetahuan:

– Apakah yang dimaksud dengan meteor?

– Apakah yang dimaksud dengan komet?

b. Kegiatan Inti

  • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok,

masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 siswa laki-laki dan perempuan yang    berbeda kemampuannya.

  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan karakteristik anggota tata surya.
  • Guru membagi tugas kelompok:

– 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik satelit.

– 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik asteroid.

– 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik komet.

– 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik meteroid.

  • Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan.
    • Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis.
    • Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.
    • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup

  • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
  • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar

  a. Buku IPA Fisika Jl.3 (Esis) halaman 159-166

  b. Buku referensi yang relevan

 c. Lingkungan

F. Penilaian Hasil Belajar

        a. Teknik Penilaian:

– Tes tertulis

– Penugasan

        b. Bentuk Instrumen:

– Tes PG

– Tes uraian

– Tes isian

– Tugas rumah

c. Contoh Instrumen:

    –  Contoh tes PG

                        Anggota tata surya yang memiliki orbit paling lonjong adalah ….

a. asteroid                                          c. komet

b. planet                                            d. meteroid

                           –  Contoh tes isian

                                   Posisi planet pada orbit yang jaraknya paling jauh ke matahari dinamakan ….

                 –  Contoh tes uraian

                       Mengapa planet-planet dapat beredar mengelilingi matahari?

–  Contoh tugas rumah

Buatlah artikel yang memuat deskripsi karakteristik sebuah planet.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

Sekolah                         : Mts As – Syafi’iyah

Kelas                             : IX (Sembilan)

Mata Pelajaran            : IPA FISIKA

 

 

Standar Kompetensi

             5.    Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya.

Kompetensi Dasar

              5.2  Mendeskripsikan matahari sebagai bintang dan bumi sebagai salah satu planet.

Indikator

  1. Mendeskripsikan matahari sebagai salah satu bintang.
  2. Mendeskripsikan sumber pembentukan energi matahari.
  3. Mendeskripsikan susunan lapisan matahari.
  4. Mendeskripsikan karakteristik bumi.

A. Tujuan Pembelajaran

        Peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan pengertian bintang.
  2. Menyebutkan bentuk dan ukuran matahari.
  3. Menjelaskan warna matahari.
  4. Menjelaskan sumber energi matahari.
  5. Menjelaskan manfaat cahaya matahari bagi kehidupan di bumi.
  6. Menjelaskan susunan lapisan matahari.
  7. Menjelaskan aktivitas matahari.
  8. Menjelaskan pengaruh aktivitas matahari.
  9. Menjelaskan bentuk dan ukuran bumi.
  10. Menjelaskan gaya tarik bumi.
  11. Menjelaskan pengertian globe.
  12. Menjelaskan manfaat globe.
  13. Menjelaskan cara pembagian wilayah waktu.

 

B. Materi Pembelajaran

         Matahari sebagai Bintang dan Bumi sebagai Planet

 

C. Metode Pembelajaran

1.  Model    :   –   Direct Instruction (DI)

                                –   Cooperative Learning

               2.  Metode  :   –   Diskusi kelompok

                           –   Observasi

                            –   Ceramah

D. Langkah-langkah Kegiatan

 

PERTEMUAN PERTAMA

   a. Kegiatan Pendahuluan

  • Motivasi dan Apersepsi:

– Apakah kesamaan matahari dengan bintang?

– Bagaimana terbentuknya aurora?

  • Prasyarat pengetahuan:

– Apakah yang dimaksud dengan bintang?

– Apakah yang dimaksud dengan aurora?

b. Kegiatan Inti

  • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian bintang.
  • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menjelaskan bentuk dan ukuran matahari.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai warna matahari.
  • Peserta didik memperhatikan sumber energi matahari yang disampaikan oleh guru.
  • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan manfaat cahaya matahari bagi kehidupan di bumi.
  • Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.
  • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan susunan lapisan matahari (inti matahari, fotosfer, kromosfer, dan korona).
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai aktivitas matahari (bintik matahari, gumpalan matahari, dan lidah api).
  • Peserta didik memperhatikan pengaruh aktivitas matahari (aurora, badai matahari, dan angin matahari) yang disampaikan oleh guru.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan bentuk dan ukuran bumi.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai gaya tarik bumi.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian globe.
  • Peserta didik memperhatikan manfaat globe yang disampaikan oleh guru.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai cara pembagian wilayah waktu.

c. Kegiatan Penutup

  • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
  • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar

  a. Buku IPA Fisika Jl.3 (Esis) halaman 167-175

  b. Buku referensi yang relevan

 c. Lingkungan

F. Penilaian Hasil Belajar

        a. Teknik Penilaian:

– Tes tertulis

        b. Bentuk Instrumen:

– Tes PG

– Tes isian

– Tes uraian

             c. Contoh Instrumen:

    –  Contoh tes PG

                         Reaksi nuklir di matahari berlangsung pada ….

                          a. inti                                                  c. fotosfer

                            b. kromosfer                                       d. korona

–  Contoh tes isian

                       Matahari dikatakan sebagai salah satu bintang karena ….

–  Contoh tes uraian

                       Sebut dan jelaskan lapisan-lapisan penyusun matahari.

Standar Kompetensi

             5.    Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya.

 

Kompetensi Dasar

              5.3   Mendeskripsikan gerak edar bumi, bulan, dan satelit buatan serta pengaruh                                     interaksinya.

Indikator

  1. Menjelaskan akibat rotasi dan revolusi bumi.
  2. Menjelaskan periode rotasi bulan dan posisinya terhadap bumi.
  3. Mendiskripsikan terjadinya gerhana bulan, gerhana matahari, dan menghubungkannya dengan peristiwa pasang surut air laut.
  4. Menjelaskan fungsi satelit buatan.

A. Tujuan Pembelajaran

        Peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan pengertian rotasi bumi.
  2. Mengamati pergantian siang dan malam.
  3. Menjelaskan akibat rotasi bumi.
  4. Menjelaskan pengertian revolusi bumi.
  5. Menjelaskan akibat revolusi bumi.
  6. Mengamati perubahan kenampakan rasi bintang.
  7. Menjelaskan penetapan tanggal pada kalender masehi.
  8. Menjelaskan bulan sebagai satelit bumi.
  9. Membedakan bulan sideris dan bulan sinodis.
  10. Menjelaskan bentuk dan ukuran bulan.
  11. Menjelaskan fase bulan.
  12. Menjelaskan penetapan tanggal pada kalender hijriah.
  13. Menjelaskan pengertian gerhana.
  14. Menbedakan gerhana bulan dan gerhana matahari.
  15. Memperagakan gerhana bulan dan gerhana matahari.
  16. Menjelaskan pasang surut air laut.
  17. Menjelaskan pengertian luar angkasa.
  18. Menjelaskan penjelajahan dan penemuan luar angkasa.
  19. Membedakan satelit alami dan satelit buatan.
  20. Menyebutkan macam-macam satelit buatan untuk berbagai kepentingan manusia.
  21. Menjelaskan pembagian satelit berdasarkan ketinggian garis edarnya.
  22. Menjelaskan manfaat satelit Palapa.

B. Materi Pembelajaran

            Bumi sebagai Planet, Bulan sebagai Satelit Bumi, dan Penjelajahan Luar Angkasa

C. Metode Pembelajaran

1.  Model    :   –   Direct Instruction (DI)

                                      –   Cooperative Learning

   2.  Metode  :   –   Diskusi kelompok

                           –   Ceramah

                            –   Observasi

                           –   Eksperimen

D. Langkah-langkah Kegiatan

 

PERTEMUAN PERTAMA

   a. Kegiatan Pendahuluan

  • Motivasi dan Apersepsi:

– Mengapa terjadi perbedaan waktu di berbagai tempat di muka bumi?

– Apakah syarat terjadinya bulan purnama?

  • Prasyarat pengetahuan:

– Apakah akibat terjadinya rotasi bumi?

– Apakah yang dimaksud dengan fase bulan?

  • Pra eksperimen:

– Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.

b. Kegiatan Inti

  • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian rotasi bumi.
  • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil globe dan lampu meja.
  • Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati pergantian siang dan malam (Kegiatan 6.3 h.176).
  • Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
  • Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai akibat rotasi bumi.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian revolusi bumi.
  • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan akibat revolusi bumi.
  • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
  • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
  • Guru memberikan instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen mengamati perubahan kenampakan rasi bintang (Kegiatan 6.4 h.180).
  • Peserta didik secara berkelompok melakukan eksperimen dengan menggunakan globe, bohlam, dan empat benda yang mudah ditemukan di laboratorium (misalnya jeregen, ember, buku, dan bangku kecil).
  • Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai penetapan tanggal dalam kalender masehi.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan bulan sebagai satelit bumi.
  • Peserta didik memperhatikan perbedaan bulan sideris dan bulan sinodis yang disampaikan oleh guru.
  • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan bentuk dan ukuran bulan.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai fase bulan.
  • Peserta didik memperhatikan penetapan tanggal dalam kalender hijriah yang disampaikan oleh guru.

c. Kegiatan Penutup

  • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
  • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KEDUA

    a. Kegiatan Pendahuluan

  • Motivasi dan Apersepsi:

– Bagaimana proses terjadinya gerhana bulan?

– Mengapa satelit Palapa seolah tidak bergerak jika dilihat dari bumi?

  • Prasyarat pengetahuan:

– Apakah syarat terjadinya gerhana bulan?

– Apakah manfaat satelit Palapa?

  • Pra eksperimen:

– Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.

b. Kegiatan Inti

  • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gerhana.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan gerhana bulan dan gerhana matahari.
  • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil senter dan dua buah bola plastik (besar dan kecil).
  • Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen memperagakan gerhana bulan dan gerhana matahari (Kegiatan 6.6 h.185 dan Kegiatan 6.7 h.186).
  • Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
  • Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai pasang surut air laut.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian luar angkasa.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai penjelajahan dan penemuan luar angkasa.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian satelit.
  • Peserta didik memperhatikan perbedaan satelit alami dan satelit buatan yang disampaikan oleh guru.
  • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan macam-macam satelit buatan untuk berbagai kepentingan manusia.
  • Peserta didik memperhatikan pembagian satelit berdasarkan ketinggian garis edarnya yang disampaikan oleh guru.
  • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan manfaat satelit Palapa.
  • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
  • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

 

c. Kegiatan Penutup

  • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
  • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar

  a. Buku IPA Fisika Jl.3 (Esis) halaman 175-198

  b. Buku referensi yang relevan

 c. Lingkungan

 d. Alat dan bahan praktikum

 

F. Penilaian Hasil Belajar

        a. Teknik Penilaian:

– Tes tertulis

– Penugasan

        b. Bentuk Instrumen:

– Tes PG

– Tes uraian

– Tugas rumah

c. Contoh Instrumen:

   –  Contoh tes PG

                        Gerhana matahari total terjadi ketika ….

                         a. bulan memasuki umbra bumi                      c. bumi memasuki umbra bulan

                         b. bulan memasuki penumbra bumi                d. bumi memasuki penumbra bulan

–  Contoh tes isian

                       Permukaan bulan yang menghadap bumi selalu sama hal ini disebabkan ….

              –  Contoh tes uraian

                       Sebutkan pengaruh rotasi dan revolusi bumi.

–  Contoh tugas rumah

Buatlah artikel tentang sejarah peluncuran satelit Palapa hingga saat ini dan manfaatnya bagi kepentingan bangsa Indonesia.

 

Standar Kompetensi

             5.     Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya.

 

Kompetensi Dasar

5.4   Mendeskripsikan proses-proses khusus yang terjadi di lapisan litosfer dan                         atmosfer yang terkait dengan perubahan zat dan kalor.

 

Indikator

  1. Menjelaskan pengaruh proses-proses yang terjadi dilapisan litosfer terhadap perubahan zat dan kalor.
  2. Menjelaskan pengaruh proses-proses yang terjadi dilapisan atmosfer terhadap perubahan zat dan kalor.

A. Tujuan Pembelajaran

        Peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan pengertian litosfer.
  2. Menjelaskan bentuk permukaan daratan.
  3. Menjelaskan bentuk permukaan dasar laut.
  4. Menjelaskan pengertian batuan.
  5. Menyebutkan jenis-jenis batuan berdasarkan proses terbentuknya.
  6. Membedakan batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf.
  7. Menjelaskan pengertian vulkanisme.
  8. Menyebutkan manfaat vulkanisme.
  9. Menjelaskan pengertian gempa bumi.
  10. Menyebutkan jenis-jenis gempa berdasarkan penyebabnya.
  11. Membedakan bahan galian dan bahan tambang.
  12. Menjelaskan proses terbentuknya tanah.
  13. Membedakan pelapukan fisis, pelapukan kimiawi, dan pelapukan biologi.
  14. Menjelaskan pengertian erosi.
  15. Menjelaskan pengertian sedimentasi.
  16. Menjelaskan pengertian hidrosfer.
  17. Menjelaskan perairan di permukaan bumi.
  18. Menjelaskan perairan di bawah permukaan bumi.
  19. Menjelaskan suhu air laut.
  20. Menjelaskan pengertian kadar garam (salinitas).
  21. Menyebutkan faktor yang menentukan tinggi rendahnya kadar garam.
  22. Menjelaskan massa jenis air laut.
  23. Menjelaskan gerakan air laut.
  24. Menjelaskan pengertian atmosfer.
  25. Menyebutkan manfaat atmosfer.
  26. Menjelaskan komposisi gas dalam atmosfer.
  27. Menjelaskan susunan lapisan atmosfer.

B. Materi Pembelajaran

  Litosfer, Hidrosfer, dan Atmosfer

C. Metode Pembelajaran

  1. Model   : –  Direct Instruction (DI)

                            –  Cooperative Learning

  1. Metode : –  Diskusi kelompok

                            –  Observasi

                             –  Ceramah

D. Langkah-langkah Kegiatan

 

PERTEMUAN PERTAMA

            a. Kegiatan Pendahuluan

  • Motivasi dan Apersepsi:

– Mengapa bentuk muka bumi di berbagai tempat tidak rata?

– Bagaimana cara kalian menghadapi gempa bumi?

  • Prasyarat pengetahuan:

– Apakah yang dimaksud dengan bentang alam?

– Apakah yang dimaksud dengan gempa bumi?

b. Kegiatan Inti

  • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian litosfer.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai bentuk permukaan daratan dan bentuk permukaan dasar laut.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian batuan.
  • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan jenis-jenis batuan berdasarkan proses terbentuknya.
  • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf.
  • Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan pengertian vulkanisme.
  • Peserta didik dalam kelompoknya mendiskusikan manfaat vulkanisme.
  • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
  • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gempa bumi.
  • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan jenis-jenis gempa berdasarkan penyebabnya.
  • Peserta didik memperhatikan perbedaan bahan galian dan bahan tambang yang disampaikan oleh guru.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan proses terbentuknya tanah.
  • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan pelapukan fisis, pelapukan kimiawi, dan pelapukan biologi.
  • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
  • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai pengertian erosi dan sedimentasi.

c. Kegiatan Penutup

  • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
  • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

 

 

 

PERTEMUAN KEDUA

 

            a. Kegiatan Pendahuluan

  • Motivasi dan Apersepsi:

– Bagaimana proses terbentuknya delta?

– Faktor apakah yang menentukan tinggi rendahnya salinitas?

  • Prasyarat pengetahuan:

– Apakah yang dimaksud dengan delta?

– Apakah yang dimaksud dengan salinitas?

b. Kegiatan Inti

  • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok,

masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.

  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian hidrosfer.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perairan di permukaan bumi.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan karakteristik perairan laut dan perairan darat.
  • Guru membagi tugas kelompok:

– 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik laut.

– 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik samudra.

– 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik sungai.

– 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik danau.

– 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik rawa.

  • Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan.
  • Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis.
  • Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.
  • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perairan di bawah permukaan bumi.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan mengenai suhu air laut, kadar garam (salinitas), dan massa jenis air laut yang disampaikan oleh guru.
  • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan faktor-faktor yang menentukan tinggi rendahnya kadar garam (salinitas).
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan gerakan air laut.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai gelombang, arus laut, pasang, dan surut.

c. Kegiatan Penutup

  • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
  • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KETIGA

            a. Kegiatan Pendahuluan

  • Motivasi dan Apersepsi:

– Apakah manfaat atmosfer bagi kehidupan makhluk hidup?

– Mengapa saat hujan disertai angin kencang siaran radio sering terganggu?

  • Prasyarat pengetahuan:

– Apakah yang dimaksud dengan atmosfer?

– Apakah yang dimaksud dengan lapisan ionosfer?

b. Kegiatan Inti

  • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian atmosfer.
  • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan manfaat atmosfer bagi kehidupan makhluk hidup.
  • Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.
  • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan komposisi gas dalam atmosfer.
  • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan berbagai macam gas dan partikel lain di dalam atmosfer.
  • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
  • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan susunan lapisan atmosfer.
  • Peserta didik memperhatikan susunan lapisan atmosfer yang disampaikan oleh guru.

c. Kegiatan Penutup

  • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
  • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

 

E. Sumber Belajar

  a. Buku IPA Fisika Jl.3 (Esis) halaman 199-224

  b. Buku referensi yang relevan

 c. Lingkungan

 

F. Penilaian Hasil Belajar

        a. Teknik Penilaian:

– Tes tertulis

        b. Bentuk Instrumen:

– Tes PG

– Tes uraian

c. Contoh Instrumen:

   –  Contoh tes PG

                        Gelombang radio dapat diterima di tempat yang cukup jauh dari pemancar                         karena dipantulkan oleh lapisan ….

                         a. ozon                                                            c. stratosfer

                         b. ionosfer                                                      d. mesosfer

–  Contoh tes uraian

                        Di dalam gua kita sering melihat batuan runcing di atap dan di dasar gua.

a. Apakah namanya masing-masing?

b. Jelaskan proses terbentuknya.

 

 

Standar Kompetensi

              5.   Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya.

Kompetensi Dasar

              5.5   Menjelaskan hubungan antara proses yang terjadi di lapisan litosfer dan atmosfer                           dengan kesehatan dan permasalahan lingkungan.

 

Indikator

  1. Menjelaskan proses pelapukan dilapisan bumi yang berkaitan dengan masalah lingkungan.
  2. Menjelaskan proses pemenasan global dan pengaruhnya pada lingkungan di bumi.
  3. Menjelaskan pengaruh proses-proses di lingkungan terhadap kesehatan manusia.
  4. Menyadari pengaruh negatif proses-proses lingkungan karena ulah manusia terhadap kesehatan manusia.

A. Tujuan Pembelajaran

        Peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan pengertian ozon.
  2. Menjelaskan dampak dan penanggulangan berlubangnya lapisan ozon.
  3. Menjelaskan dampak penebangan hutan.
  4. Menjelaskan cara meminimalkan dampak negatif penebangan hutan.
  5. Menjelaskan pengertian desertifikasi.
  6. Menjelaskan cara menanggulangi terjadinya desertifikasi.
  7. Menjelaskan pengertian erosi.
  8. Menyebutkan faktor yang menyebabkan erosi.
  9. Menjelaskan pengertian polusi.
  10. Menyebutkan macam-macam polusi.
  11. Menjelaskan cara menanggulangi masalah polusi.
  12. Menjelaskan pengertian hujan asam.
  13. Menyebutkan penyebab terjadinya hujan asam.
  14. Menjelaskan cara menanggulangi terjadinya hujan asam.
  15. Menjelaskan pengertian pemanasan global.
  16. Menyebutkan faktor penyebab terjadinya pemanasan global.
  17. Menjelaskan dampak dan penanggulangan pemanasan global.
  18. Menjelaskan pengertian El Nino dan La Nina.
  19. Menyebutkan tanda-tanda terjadinya El Nino.
  20. Menjelaskan dampak terjadinya El Nino dan La Nina.

B. Materi Pembelajaran

        Lapisan Ozon dan Masalah Lingkungan Hidup

C. Metode Pembelajaran1

1.  Model    :   –   Direct Instruction (DI)

                                      –   Cooperative Learning

   2.  Metode  :   –   Diskusi kelompok

                           –   Ceramah

                            –   Observasi

D. Langkah-langkah Kegiatan

                                                           PERTEMUAN PERTAMA

 

            a. Kegiatan Pendahuluan

  • Motivasi dan Apersepsi:

– Bagaimana chlorofiuorocarbon (CFC )dapat merusak lapisan ozon?

– Bagaimana cara menanggulangi efek rumah kaca?

  • Prasyarat pengetahuan:

– Apakah yang dimaksud dengan ozon?

– Apakah yang dimaksud dengan efek rumah kaca?

b. Kegiatan Inti

  • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok,

masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.

  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian ozon.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai dampak dan penanggulangan berlubangnya lapisan ozon.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan masalah lingkungan hidup.
  • Guru membagi tugas kelompok:

– 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan pengertian, dampak, dan penanggulangan penebangan hutan.

– 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan pengertian, dampak, dan penanggulangan desertifikasi.

– 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan pengertian, dampak, dan penanggulangan polusi.

– 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan pengertian, dampak, dan penanggulangan hujan asam.

– 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan pengertian, dampak, dan penanggulangan efek rumah kaca.

  • Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan.
  • Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis.
  • Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.
  • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai pengertian pemanasan global.
  • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan faktor penyebab terjadinya pemanasan global.
  • Peserta didik memperhatikan penjelasan mengenai dampak dan penanggulangan pemanasan global yang disampaikan oleh guru.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian El Nino dan

La Nina.

  • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan tanda-tanda terjadinya

El Nino.

  • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai dampak terjadinya

El Nino dan La Nina.

c. Kegiatan Penutup

  • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
  • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
  • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar

  a. Buku IPA Fisika Jl.3 (Esis) halaman 225-232

  b. Buku referensi yang relevan

        c. Lingkungan

F. Penilaian Hasil Belajar

             a. Teknik Penilaian:

– Tes tertulis

– Penugasan

             b. Bentuk Instrumen:

– Tes PG

– Tes uraian

– Tugas rumah

            c. Contoh Instrumen:

–  Contoh tes PG

Berikut ini merupakan faktor yang menimbulkan pelapukan secara biologi, kecuali

 a. akar tumbuhan yang menerobos batuan

 b. titik-titik air yang membeku dalam batuan

 c. lumut yang tumbuh di permukaan batuan

 d. bakteri yang menghancurkan batuan

                      –  Contoh tes uraian

                    Apakah dampak dari menipisnya lapisan ozon bagi kesehatan manusia?

                              –  Contoh tugas rumah

Buatlah artikel tentang masalah lingkungan hidup yang disebabkan oleh ulah manusia dan akibat yang ditimbulkannya bagi kesehatan manusia.

7 Komentar (+add yours?)

  1. alfredokmc
    Jun 19, 2012 @ 12:27:54

    gk bisa di download ajjah kh nie mas bro… tolong di upload dong trus share ke q y😀

    trims. smoga sukses slallu

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KIKI MALIKA PRIMADANI

Let's Around The World

LINGUA BLOG

Just Another Lingua Blog Wordpress.com

MADRASAH DINIYAH PLUS AL-MANSHUR

Madrasah Diniyah Plus Al-Manshur Pinggirsari Ponorogo

Protech Parabola ™

Biss Key | Forum Parabola | Sepak Bola | FTA | Liga Inggris | Liga Champions | Liga Spanyol | Liga Italia | IPM | Feed

sastrawan808

Penulis muda muslim, aktivis sosial, penggebrak perubahan menuju kesuksesan dunia dan akhirat

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

Mr.Sahrul Santri

SaSatorial_SahrulSantriTutorial

Just in Write

Just be yourself

NoerDblog

Secangkir narasi alam

Lambangsarib's Blog

Catatan Orang Biasa

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

nimadesriandani

Balanced life, a journey for happiness site

Catatan Hidup

Jadikan semua kejadian sebagai pembelajaran hidup

Rindrianie's Blog

Just being me

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

AULIA FASYA

Daily Stories, Poem, Feeling, and You!

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

%d blogger menyukai ini: