Aliran Psikologisme

Psikologi berasal dari kata psiki dan logos, dimana psiko adalah jiwa, dan logos adalah ilmu, maka psikologi adalah ilmu yang mempelajari atau membahas tentang tingkah laku, dan perbuatan seseorang. Yang meliputi jiwa seseorang.

 Dalam suatu karya sastra, terdapat sebuah konflik didalamnya.Dan aliran psikologisme ini mengacu pada knoflik batin atau kejiwaan sebuah karya sastra. Baik  yang dialami pengarang, karya sastra, atu penikmat sastra itu sendiri.Aliran psikologisme adalah aliran yang berusaha melukiskan gerak-gerik jiwa dan perjuangan batin seseorang terhadap alam gaib atau problem hidup. Contoh : Belenggu, Atheis, dll.

Aliran yang mengutamakan pembahasan masalah kejiwaan dalam kaitannya dengan berbagai peristiwa dalam cerita. Dalam novel, suasana jiwa dan konflik batin para pelaku disoroti dengan tajam, detail dan mendalam. “ Belenggu” Armijn Pane, “ Atheis “ Achdiat Kartamiharja, “ Royan Revolusi “ dan “ Kemelut hidup “ Ramadhan K.H., “ Damai dalam Badai “ dan “ Cintaku Selalu Padamu “ Motenggo Boesye, “ Bila Malam Bertambah Malam “ Putu Wijaya, novel-novel N.H. Dini, Titie Said, La Rose, Ike Supomo, Marga T., Ashadi Siregar, Ahmad Tohari, bisa disebut sebagai novel psikologi.

  1. Sejarah aliran psikologisme

       Sastra yang menekankan pada keadaan jiwa tidak hanya melukiskan peristiwa fisik, tetapi terutana gerak fisik itu merupakan isyarat kearah peristiwa rohani,  “ berusaha melukiskan gerak-gerik jiwa dan perjuangan batin seseorang terhadap alam gaib atau problem hidup, lepas dari adapt atau keluarga “. Dalam hubungan itu, Dr. Js. Badudu dalam sari kesusastraan Indonesia 2 ( Bandung : Pustaka Prima, cet. Ke-40, 1986 ) mengatakan bahwa fiksi psikologi, “ Yang dilukiskan tidak hanya peristiwa, tetapi terutama tingkah laku dan tindak tanduk para tokoh utama cerita. Mengapa seorang tokoh berbuat begini, mengapa pendiriannya begitu didasarkan pada latar kejiwaannya “. J.S. Badudu menyatakan selanjutnya bahwa, “ latar seorang  mrnentukan dia bertindak dalam kehidupannya sehari-hari di tengah-tengah pergaulannya dengan orang lain “. Latar kehidupan dan kepercayaan yang dianutnya menentukan tingkah polah dan situasi jiwanya sehingga ia bertindak dan berlaku demikian.

Salah seorang teoritikus psikologi yang menekankan pada psikoanalisis, Sigmon Freud, menyajukan dasar-dasar psikoanalisisnya dalam tiga tahap. Tahap pertama disebutnya sebagai libido seksualitas yang merupakan sumber nafsu yang sudah ada di dalam diri manusia sejak bayi. Seperti menyusu dan menghisap ibu jari. Tahap kedua nafsu dasariah dari hidup manusia itu muncul dalam apa yang disebut dorongan hidup yang meliputi nafsu senang, nafsu seks, dan nafsu untuk mati. Tahap ketiga dari nafsu itu adalah apa yang disebut das es, das ich, dan das uber ich. Menurut Freud, das es ini disebut id, yaitu energi psikis yang mengandung unsur-unsur biologis termasuk insting dan nafsu. . das es (id) merupakan kumpulan nafsu dan menentukan hakikat perbuatan manusia yang kemudian dikenal dalam tiga jenis perbuatan manusia ynag disebut pleasure principles ( prinsip-prinsip kesenangan ). Das ich (ego) merupakan pelaksana kepribadian yang berdasarkan prinsip realitas. Tugas ego adalah mencari objek yang nyata untuk memenuhi dorongan-dorongan pada das es; mengontrol apakah pemuasan das es dapat berjalan atau tidak.; bertindak sebagai penghubung antar kebutuhan instingtif dan lingkungan; menyatukan das es dan das uber ich yang saling bertentangan, sedangkan das uber ich (superego) merupakan aspek kepribadian yang mempunyai sifat ideal, itulah sebabnya sering disebut aku ideal. Superego ini biasanya disebut kata hati yang berfungsi; menentukan salah benarnya tindakan yang dilakukan das es dan das ich, menghalangi dorongan das es, terutama nafsu seksual dan agresi; mendorong das ich untuk lebih banyak melakukan hal-hal yang menjunjung moral dan hal-hal yang positif dan realistis, dan das uber ich ini mengejar kesempurnaan, bukan kesenangan.

            Meskipun tidak semua pengarang fiksi psikologis menganut pendapat Sigmund Freud, dasar-dasar psikoanalisis ini dapat diterapkan dalam menganalisis karya-karya fiksi atau karya sastra psikologisme. Hal ini karena dasar-dasar teori psikologi yang dikemukakan Freud mengandung banyak keunggulan dan keistimewaan yang dapat menjadi patokan analisis secara teoritis.

            Dalam buku Pemandu Dunia Sastra ( Yogyakarta; Kanisius, 1986 ) dijelaskan oleh Dick Hartoko dan B. Rahmanto bahwa pendekatan untuk memahami fiksi psikologisme dapat dilakukan dengan psikologi komunikasi sastra atau kepada teks. “ secara abstrak teoritis dapt dipelajari hubungan antara kreativitas dan produksi literer. Secara konkret dipelajari interaksi antara hidup seorang pengarang dan karyanya, atau secara lebih umum dipelajari struktur kepribadian pengarang ( neurosis, psikis, trauma, yang pernah dialami ). Secara empiris diteliti proses-proses yang terjadi dalam mencerna teks-teks tertentu. Dapat dilacak misalnya variable penting dalam memilih dan menilai sebuah teks.  “ Dari teks inilah  analisis dapat dialakukan dengan tepat dari metode pendekatan yang memang sudah dirancang karena teks adalah sumber yang mampu memperlihatkan situasi tertentu dari apa yang diungkapkan dalam karya sastra.

  1. Ciri-ciri aliran psikologisme

v  Membahas masalah kejiwaan

v  Suasana jiwa dan konflik batin para pelaku disorot dengan tajam, detail dan mendalam.

  1. Contoh aliran psikologisme

Contoh aliran psikologisme ini terdapat pada salah satu karyanya Najib kailani, yaitu sebuah novel yan berjudul “annida;u al- khalid”. Novel ini menceritakan perjuangan rakyat mesir dalam rangka mewujudkan  kemerdekaan negaranya. Dalam penceritaannya,  najib kailani menampilkan tokoh-tokoh, seperti kiai anbah,  ahmad afandi syalby,  abdul aziz syalby, abdul kholaf mutajalli, sabirin, tuan yani,  dan beberapa tokoh lainnya, yang ikut dilibatkan dalam niovel ini. dalam salah salah satu tokoh dalam novel ini, najib kailani menggambarkan seorang tokoh yang mengalamikegoncangan batin.  Yaitu tokoh lurah abdul kholaf. Dalam cerita ini, lurah abdul khilaf merupakan seorang yang pernah menghianati kepercayaan rakyatnya, tetpai ia sadar akan kesalahannya, dan ketika ia hendak kembali kemasyarakat. Ia merasa ragu-ragu, apakah masyarakat desa akan menerima kehadirannya setelah sekian lama ia memupuskan harapan kehidupan mereka. Konflik kejiwaan itu akhirnya berkurang dan terus berkurang setelah lurah mutajalli mendapat nasihat-nasihat dan cara-cara menghadapi warga masyarakat dari kiai anbah.

Selain itu, contoh aliran psikologisme juga terdapat pada novel-novel berikut:

a. Novel “Belenggu”, karya Armijn Pane
b. Novel “Royan Revolusi” dan “ Kemelut hidup”, karya Ramadhan K.H.
c. Novel “Damai dalam Badai” dan “Cintaku Selalu Padamu”, karya Motenggo Boesye,
d. Novel “Bila Malam Bertambah Malam”, karya Putu Wijaya,
e. Novel-novel N.H. Dini, Titie Said, La Rose, Ike Supomo, Marga T., Ashadi Siregar, dan Ahmad Tohari

Psikologisme merupakan salah satu aliran sastra, yang membahas gerak-gerik jiwa(psiko) seorang tokoh (pemeran sastra), pengarang, ataupun penikmat sastra. Dan dalam aliran ini, yang dilukiskan tidak hanya jiwa(konflik batin) sastra itu sendiri, melainkan tingkah laku sastra, (pengarang, karya sastra, dan penikmat sastra).

Daftar pustaka

Idris, mardjoko. 2008.kritik sastra arab. yogyakarta: sukses offset.

Malik, imam. 2011. Pengantar psikologi umum.yogyakarta: sukses offset.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KIKI MALIKA PRIMADANI

Let's Around The World

LINGUA BLOG

Just Another Lingua Blog Wordpress.com

MADRASAH DINIYAH PLUS AL-MANSHUR

Madrasah Diniyah Plus Al-Manshur Pinggirsari Ponorogo

Protech Parabola ™

Biss Key | Forum Parabola | Sepak Bola | FTA | Liga Inggris | Liga Champions | Liga Spanyol | Liga Italia | IPM | Feed

sastrawan808

Penulis muda muslim, aktivis sosial, penggebrak perubahan menuju kesuksesan dunia dan akhirat

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

Mr.Sahrul Santri

SaSatorial_SahrulSantriTutorial

Just in Write

Just be yourself

NoerDblog

Secangkir narasi alam

Lambangsarib's Blog

Catatan Orang Biasa

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

nimadesriandani

Balanced life, a journey for happiness site

Catatan Hidup

Jadikan semua kejadian sebagai pembelajaran hidup

Rindrianie's Blog

Just being me

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

AULIA FASYA

Daily Stories, Poem, Feeling, and You!

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

%d blogger menyukai ini: