Sejarah Munculnya Drama

Drama

Defenisi Drama yaitu suatu karya sastra yang mengungkapkan suatu cerita melalui dialog-dialog para tokohnya. Salah satu ciri drama adalah dialog, dialog merupakan unsur drama yang  membedakan antara drama dengan epos dan kisah-kisah.

Munculnya Drama di yunani:

Awal mula munculnya drama di yunani yaitu ketika orang-orang yunani menyanyikan syair dengan lagu di festival/ perayaan para dewa dalam bentuk paduan suara (koor) dari para laki-laki. Ketika mereka memuji dewa dynisius yaitu dewa kesuburan dan memuji pahlawan-pahlawan yang lainnya. Selain perayaan para dewa, bangsa yunani juga mengadakan dua perayaan, yaitu: perayaan Pertama pada musim dingin dan perayaan yang ke Dua pada musim semi.

Drama yunani terbagi menjadi dua macam, yaitu:

  1. Drama komedi, yang muncul akibat ejekan, adapun dramawan komedi yang terkenal yaitu Aristhopanes ( 387-450 SM).
  2. Drama tragedi, yang muncul akibat pujian, adapun dramawan tragedy yang terkenal yaitu sopocles (405-490 SM).

Tiruan bangsa Latin dan Roman dalam drama Yunani:

Drama  bangsa Latin itu meniru drama bangsa Yunani, drama roman dari segi tema, pandangan, dan pakaiannya itu juga sejenis dengan drama  bangsa Yunani.

Drama di Eropa Pada Masa Pertengahan

Drama Eropa pada masa pertengahan kebanyakan dramanya bercorak agama gereja (kristen) dan kebanyakan tema-temanya mengambil dari kitab Injil.

Pengaruh Gereja Khatolik atas drama sangat besar pada zaman Pertengahan ini. Dalam pementasan ada nyanyian yang dilagukan oleh para rahib dan diselingi dengan Koor. Kemudian ada pelanggan “Pasio” seperti yang sering dilaksanakan di gereja menjelang upacara Paskah sampai saat ini. Sepanjang tahun 1400-an 1500-an, banyak kota di Eropa mementaskan drama untuk merayakan hari-hari besar umat Kristen. Drama-drama tersebut di buat berdasarkan cerita-cerita Al-kitab dan di pertunjukan di atas kereta yang ditarik keliling kota, yang disebut “pageant”. Para pemain pageant menggunakan tempat di bawah karena untuk menyembunyikan peralatan. Peralatan ini di gunakan untuk efek tiupan, Seperti menurunkan seorang aktor dari atas panggung. Para pemain pageant memainkan satu adegan dari kisah dalam Al-kitab, lalu berjalan lagi. Pageant lain dari aktor-aktor lain untuk adegan berikutnya, menggantikannya. Aktor-aktor pageant seringkali adalah para perajin setempat yang memainkan adegan yang menunjukan keahlian mereka. Orang berkerumun untuk menyaksikan drama pageant religius di Eropa. Drama ini pupoler karena pemainnya berbicara dalam bahasa sehari-hari, bukan bahasa Latin yang merupakan bahasa resmi gereje-gereje kristen.

Drama di Eropa Pada Masa Kebangkitan

Pada masa ini adalah masa kebangkitan orang-orang Eropa klasik, semuanya  menceritakan tentang drama sastra Yunani dan Romawi, dengan menjaga karakter, dan pada masa ini pertama kali ada drama yang menggunakan naskah. Masa kebangkitan ini juga disebut dengan masa renaissance di zaman Renaisans, atau zaman “kelahiran kembali”, yang terjadi di Eropa pada abad ke-15 hingga 17. Pada saat itu, terjadi kebangkitan dalam banyak sendi-sendi kehidupan, termasuk dunia seni. Suatu dunia tua dan stagnan tiba-tiba menjadi hidup dan bersemangat.

Beberapa tokoh pengarang drama klasik pada masa ini, sebagai berikut:

Pengarang teater Yunani Klasik Yaitu :

  • Aeschylus(525-SM.) Dialah yang pertama kali mengenalkan tokoh prontagonis dan antagonis mampu menghidupkan peran. Karyanya yang terkenal adalah Trilogi Oresteia yang terdiri dari Agamennon , The Libatian Beavers, dan The Furies.
  • Shopocles (496-406 SM.) Karya yang terkenal adalah Oedipus The King, Oedipus at Colonus, Antigone.
  • Euripides (484-406 SM) Karya-karyanya antara lain Medea, Hyppolitus, The Troyan Woman, Cyclops.
  • Aristophanes (448-380 SM) Penulis naskah drama komedi, karyanya yang terkenal adalah Lysistrata, The Wasps, The Clouds, The Frogs, The Birds.
  • Manander (349-291 SM) Manander menghilangkan Koor dan menggantinya dengan berbagai watak, misalnya watak orang tua yang baik, budak yang licik, anak yang jujur, pelacur yang kurang ajar, tentara yang sombong dan sebagainya. Karya Manander juga berpengaruh kuat pada jaman Romawi Klasik dan drama komedi jaman Renaisans dan Elisabethan.

Kebanyakan drama tragedi Yunani dibuat berdasarkan legenda. Drama-drama ini sering membuat penonton merasa tegang, takut, dan kasihan. Drama komedi bersifat lucu dan kasar serta sering mengolok-olok tokoh-tokohterkenal.

Adapun salah satu karya yang terkenal pada masa itu adalah Romeo dan Juliet adalah kisah tragedi karya William Shakespeare yang ditulis pada awal karirnya. Kisahnya mengetengahkan sepasang pemuda yang saling jatuh cinta, namun terhalang karena kedua keluarga mereka yang bermusuhan.

pada abad ke 19 di Italia muncul drama musikalis yang lebih banyak monolog dari pada dialog. Drama musikal adalah bentuk drama yang menggabungkan lagu, dialog ucapan, akting, dan tarian. Konten emosionalnya – humor, cinta, kemarahan, serta ceritanya dikomunikasikan melalui kata-kata, musik, gerakan dan aspek teknis hiburan sebagai satu kesatuan utuh. Meski drama musikal juga mencakup bentuk drama lain seperti opera, hal ini dapat dibedakan dari kepentingan setara terhadap musik jika dibandingkan dengan dialog, gerakan, dan elemen lain karya tersebut.

Drama di Eropa Pada Masa Romantisisme

Sejak akhir abad ke 19, ketika kebangkitan aliran Romantisisme drama mulai berkembang dan mempunyai corak yang berbeda dengan aliran klasik di sejumlah kaidah atau gramatika seni dan temanya, sedangkan temanya sendiri bersifat sosial dan kemanusiaan, bercampur dengan jenis sastra, sehingga muncul perpaduan antara mimetik dan komedi yang dikenal dengan drama romantic, drama ini tidak hanya berlaku pada sya’ir terapi juga berlaku pada prosa seperti yang dilakukan penyair Prancis yang bernama Alfred de mousih, dan pada akhirnya drama ini cendrung pada Realism.

Jadi setelah aliran romantic muncul lahirlah drama lain yang mengubah corak drama yang bersifat seni dan sosial diantaranya : aliran realism, semiotic, dan realism sosial.

Pengaruh sastra Eropa terhadap sastra Arab dan Timur:

Sastra arab dan sastra timur, ini adalah jenis dari drama opera dengan tema-tema yang berbeda, adapun temanya diambil dari karya sastra 1001 malam. Seperti drama opera bangsa Eropa yang judulnya ( Aladin dan lampu ajaib), dan drama yang judulnya ( pembuat sepatu yang terkenal di kairo) adalah drama opera yang dikarang oleh H. Rabaud. Merupakan drama pertama kali yang ada di Paris pada tahun 1914. Kemudian drama opera yang temanya “اشخصية شهر زاد“  merupakan drama komedi yang di karang oleh (Maurical Ravel) pada tahun 1903.

Imajinasi  Menurut Bangsa Arab:

Imajinasi dalam syair Arab ghina’I (lirik) tidak dikenal dalam drama-drama hingga masa moderen. Yang mungkin hanya mengambil dari karya seni (maqomat) dan hanya berdasarkan pada unsur dialog saja, dialog  merupakan unsur dari seni drama. Akan tetapi syair lirik akan muda di kenal sampai masa moderen jika sastrawan arab itu mengetahui bahwa unsur-unsur asli dari drama adalah imajinasi.

Drama Dalam Sastra Arab

Pertama kali drama Arab dirintis sekitar pertengahan abad 19 di suriah. Suriah juga mencakup libanon dan palestina karena semuanya di gabungkan. Adapun orang yang pertama kali memulai drama arab yaitu (marwan an-naqos 1817-1855). Sedangkan kebudayanya bangsa italia, perancis, turki dan kebudayaan bangsa arab itu mengambil dari seni italia akan tetapi dari segi tema mereka bergantung pada drama-drama dan kebudayaan perancis. Pada tahun 1848 marwan naqos menampilkan drama di rumahnya yang terletak di Beirut dengan bantuan ahli penerjemah karya sastra drama, drama yang ditampilkan berjudul البخيل ( L’Avare) dalam drama yang ditampilkan tersebut menunjukan karakter bangsa-bangsa arab dilihat dari segi nama- nama tokohnya dan  latarnya. Adapun drama yang ke dua yaitu drama komedi oleh Abu Hasan yang diambil dari karya sastra 1001 malam. Abu Hasan adalah keturunan dari kholifah Harun ar-Rosyid, dan drama yang ke tiga sekaligus drama terakhir yang menceritakan sejarah drama oleh Moliere .

Kelompok dramawan suriya yang dipimpin oleh salim an-naqos (ibn akhi marwan an-naqos tiba di mesir pada abad 19. Diantara kelompok ini Adib ishaq dan Yusuf  Khayat merupakan orang pertama yang tiba di mesir sejak tahun 1876. Mereka juga sebagai wakil dramawan di kairo atau iskandariah, dan sudah banyak drama-drama perancis klasik yang sudah di terjemahkannya. Seperti drama (Andromak), (vedder) oleh penyair perancis yaitu rosin , drama هوراس  oleh penyair كورني, drama (زينوبيا) oleh penyair perancis klasik yaitu I’abbe D’aubignac.

Pengaruh Ahmad Syauqi Dalam Aliran Realisme, Klasik Dan Romantisme Dalam Sastra Perancis

Dalam drama majnun laila tampak terpengaruh oleh aliran realisme di lihat dari segi pengalan sejarahnya qois. Adapun pengaruh aliran klasik dalam kisah majnun laila ini dapat dilihat dari drama puisinya, dan salah satu waktunya yang bergantung pada masalah-masalah individu yaitu antara belas kasihan/ simpati . Seperti yang di katakan oleh laila dalam sebuah syair:

            “Aku terletak antara dua perkara  yang mana keduanya dapat melemparkan ku ke dalam neraka, maka janganlah menyalahkanku akan tetapi tuntunlah diriku”

“Antara ketamakanku atas kesucian yang aku perlihatkan dan penjagaanku hanya untuk yang aku cintai.”

Adapun pengaruh dari aliran romantisme terlihat dari belas kasihan dan kewajiban dalam jiwa laila.

Gabungan antara ketiga aliran tersebut itu dapat mempengaruhi Ahmad Syauqi dalam sastra Timur khususnya sastra Perancis dalam memilih judul (Laila Majnun) yang hanya mementingkan puisi-puisi perancis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KIKI MALIKA PRIMADANI

Let's Around The World

LINGUA BLOG

Just Another Lingua Blog Wordpress.com

MADRASAH DINIYAH PLUS AL-MANSHUR

Madrasah Diniyah Plus Al-Manshur Pinggirsari Ponorogo

Protech Parabola ™

Biss Key | Forum Parabola | Sepak Bola | FTA | Liga Inggris | Liga Champions | Liga Spanyol | Liga Italia | IPM | Feed

sastrawan808

Penulis muda muslim, aktivis sosial, penggebrak perubahan menuju kesuksesan dunia dan akhirat

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

Mr.Sahrul Santri

SaSatorial_SahrulSantriTutorial

Just in Write

Just be yourself

NoerDblog

Secangkir narasi alam

Lambangsarib's Blog

Catatan Orang Biasa

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

nimadesriandani

Balanced life, a journey for happiness site

Catatan Hidup

Jadikan semua kejadian sebagai pembelajaran hidup

Rindrianie's Blog

Just being me

Febriyan Lukito

sharing, caring and enriching life

AULIA FASYA

Daily Stories, Poem, Feeling, and You!

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

%d blogger menyukai ini: